Selasa, 25 April 2017

Episode yang Terlewat

Untuk sebuah rindu pada bapak yang tak bisa disampaikan melalui telpon atau sms, hanya do'a yang dapat aku kirimkan semoga sampai, dan aku pastikan akan terus berusaha menjadi anak shalihah sebagai amal baik yang tak pernah terputus untukmu. Aku akan merindukan semua tentangmu sambil melanjutkan kebiasaan baikmu. 

Tiba-tiba aku menjadi mengingat semua hal yang terjadi pada 18 Agustus 2015, percakapan di facebook dengan teman tadi sore meninggalkan perenungan yang cukup menggoyahkan hingga air mata ini tumpah, hanya sesak sejenak lalu merenungi semua yang sudah berlalu dan kini menjadi "Episode yang Terlewat", cukup banyak aku menyesal sampai hari ini, tak bisa melaksanakan tugasku pada bapak didetik-detik terakhir hidupnya, kini dan seterusnya seharusnya aku bisa memaksimalkan bakti terbaikku untuk ibu, membuat ibu bahagia menikmati hari senjanya, selalu disampingnya dalam kondisi apapun, memahaminya dengan segala kesulitannya, dan hal-hal baik lainnya yang bisa aku ikhtirkan untuk membuatnya menjadi ibu terbaik dimata Allah. Semoga Allah mampukanku.

Flashback, Beberapa tahun kebelakang biasanya selama aku sedang berada di Bandung, selain ibu tentu saja bapak yang sering menanyai kabarku. Beda dari keduanya adalah ibu yang selalu telpon lama dan sms sangat panjang tak terhingga 😁 sedangkan bapak dengan sms singkatnya misal: "Rul lagi kuliah ya?", "kegiatan luar kampus harus imbang sama kuliahmu", "bapak lagi nyari beasiswa buat kamu", atau telpon nya yang tidak lebih dari 1 menit "kamu sehat?". Dan berlangsung sering dan memang sedikit-sedikit tapi amat kurindukan. Itulah episode-episode dalam hidupku yang sudah terlewat, aku hanya ingin mengenang sambil bersyukur karena bapak membuatku faham arti sebuah kehilangan yang nyata dan harapan-harapan tentang bersama kembali di jannahNya benar-benar terasa besar membara semangat itu. Anak sulungmu yang sangat mencintaimu. Nurul Hifni Hayatunnufus.
Kebun Teh di Subang

Minggu, 23 April 2017

Keluarga Besar KKN Sisdamas Kelurahan Banjar Kota Banjar

Foto bersama Keluarga Besar KKN Sisdamas 2017 Kelurahan Banjar
Terima kasih pada Pak Rohanda selaku Dosen Pembimbing Lapangan yang paling berkontribusi banyak terutama dalam membimbing kami dalam menukseskan KKN di Kelurahan Banjar ini yang dalam praktiknya merupakan penggabungan tiga kelompok, yakni kelompok 96, 206, dan 316. Alhamdulillahirrabbil'alamiin, dengan izin Allah bapak Rohanda langsung diganjar 2 penghargaan sekaligus sebagai Dosen Pembimbing Lapangan Terbaik bidang pembimbingan blog dan pembuatan laporan KKN terbaik, dan tim kelurahan Banjar pun diberikan penghargaan sebagai tim dengan Tampilan Blog Terbaik Kuliah Kerja Nyata Berbasis Pemberdayaan  masyarakat ( KKN Sisdamas) tahun 2017. 

3 kata untuk KKN : Bersyukur, Berharga, Berkesan.
Meski dalam prakteknya tidak semudah 3 kata diatas tapi dengan KKN ini aku menemukan banyak pelajaran berharga terutama dalam hal bermasyarakat. 



Seli Aprilia

Assalamu'alaikum Seli, sekarang tanggal 24 April 2017 dan baru saja beberapa menit yang lalu usiamu menggenap menjadi 22 tahun, sengaja tidak tidur menunggu momen pergantian nomor dibelakang angka dua menjadi dua kembar. yeay 22 tahun. Baiklah, momen nambah umur ini adalah salah satu bukti bahwa jatah usia kita berkurang dan itu terbukti, makanya aku pribadi ingin memberikan ucapan do'a yang kutulis lewat blog ini dan nanti kulanjutkan untuk kupanjatkan pada Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Cel (adalah nama panggilan menggemaskan buat Seli), pertama-tama aku mau minta maaf ya belum bisa menjadi teman yang baik buat kamu malah sering membebanimu dengan banyak hal terutama cerita-cerita aku atau sikapku yang kadang gak penting atau lebih tepatnya labil. Semoga baik aku maupun kamu bisa saling mengisi kekurangan dengan kelebihan yang masing-masing kita miliki. Bisa saling ngingetin dalam kebaikan dan kebenaran kayak dalam firman Allah dalam surah Al- 'Asr ayat ke 3. Pokoknya mah berharap temenan ini tidak hanya didunia senantiasa Allah tuntun terus kita sampai menjadi sahabat surga. 😆 aamiin.

Harapan aku di usiamu yang sudah menginjak 22 tahun adalah kamu semakin menjadi pribadi yang shalihah dihadapan Allah, semakin berlimpah keberkahan dan makin bersyukur atas semua kebahagiaan yang Allah berikan, juga semakin dilipatgandakan berbakti sama orangtuamu ya. Orangtuamu masih lengkap sel, maksimalin buat bakti sebanyak mungkin dan membuat mereka terhormat dihadapan Allah.

Seli lekas sehat ya dan ceria seperti semula, sayang sama Seli, semoga segera diangkat ya sakitnya, lebih jaga kesehatan lagi, sabarin ya atas sakitnya semoga makin sabar menjadi penggugur dosa kamu. aamiin.

Seli dan boneka yang bernama cutki adalah temanku yang paling cute dimasa-masa KKN berkesanku.

Note: aku baru perdana nulis diblog begini, spesial buat seli.

Hiruplah Hidayah!

Foto Kegiatan Pekanan Muslimah LDM Sudah jarang aku membuka media sosial bernama Facebook. Barusan seperti di gerakan jari jari i...