Menikamati paduan suara sekawanan jangkrik dikosan baru. Suasana nya lebih tenang dan lebih mirip suasana rumah. Belum genap satu minggu aku disini, tapi sudah merasa nyaman. Maka pertama tama aku sapa semua penghuni yang ada. Kata adik ku, aku harus segera mengenalkan diri pada semua penghuni kosan. Sebab khawatir disangka jurig (haha, yang orang sunda pasti tahu artinya).
Ahad, lima hari yang lalu adalah hari terakhirku berada di Pondok Syafira tercinta, dan merupakan hari yang paling sibuk. Hanya dua jam dengan kekuatan kepepet waktu dan didampangi ibu super yang selalu ada buatku dalam berbagai kondisi. Bayangkan, sebenarnya jarak dari kosan yang lama menuju kosan baru itu hanya dua puluh langkah (iseng pernah aku hitung, tentu dengan ukuran langkah kaki ku). Tapi selama hampir sebulan waktu untukku pindahan seperti tak ada waktu dan tak pernah sempat. Sekalinya ngangkut buku (jangan bayangin buku nya cuma satu dua, :') karena tabungan buku udah ratusan), bagaimana tidak tangan ini sakit, pegal pegal.hohoho.
Tapi hikmahnya adalah seberat apapun masalahmu kalau kamu siap menjalani nya dengan resiko apapun tentu akan selesai. Dan jangan lupa selalu minta dukungan orang yang paling mau bergandengan disemua kondisimu. Seperti ibu, yang tidak harus dikodein, ditanyain, dimintain, dan di di yang lain nya. Ibu akan selalu ada dalam kondisi apapun. Bagiku ibu, mungkin bagi teman-teman berbeda.
Nah itulah sepenggal kisah pindah kosan ke Kosan Putri Lima Satu. Jadi namanya Lima Satu. Hoho....
Entah maksudnya apa, nanti aku akan tanya sejarahnya pada Pak Aji( beliau bapak kost yang paling baik hati, bagiku_ bagimu mungkin berbeda).
Selalu rindu pada :
(Seangkatan 2013 dulu) :D
*Teh Mifta akhwat dari Lampung (Jurusan Teknik Informatika 2013) akhir-akhir ini beliau sakit semoga segera sehat dan ujian sakitnya menjadi penggugur dosa ya teh. Beliau ini, penghuni kosan yang paling ramah. Penghuni kosan syafira yang pada saat yang lain masih malu malu kenalan, beliau mah langsung silaturrahiimin tiap kamar untuk disapa kenalan. Berkesan selalu momen ini, dan sampai hari ini salah satu yang mau mendengarkan banyak cerita ku. Yang juga menginspirasiku untul menulis di blog. Harapannya kita bisa jadi sahabat di Surga juga. :')
*Zamzam akhwat dari Majalengka ( Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris 2013). Diantara belasan akhwat kosan zamzam atau zami atau azam ini adalah yang tertangguh kalau jalan jalan sama azam merasa aman karena beliau pengetahuan sosialnya banyak. Tidak pernah lihat beliau nangis kecuali pas ada momen mengharukan antara kami dan ibu kost (kalau diceritakan sangat panjang, nanti ditulis lain kali kalau ada kesempatan). Dan hafalan nya masya Allah, kalau sedang menjadi imam shalat berjama'ah suaranya masya Allah merdu. Beliau suka nonton bola terheboh sama nontonin OKejek(nulisnya gini bukan?), Harapannya kita bisa jadi sahabat di SurgaNya juga :')
*Teh Mae akhwat dari Jampang ( Jurusan Bahasa dan Sastra Arab 2013). Kami mengganggap beliau tersenior karena kebijaksanaannya. Imam shalat yang merdu dan tersering. Teteh paling ceria masya Allah, terbaik bahasa Arabnya. Selalu ngegemesin, pengertian, perhatian. Ibu dari dua boneka panda kuning (kalau aku ibu dari boneka panda hitam putih). Harapannya kita bisa jadi sahabat di SurgaNya juga :')
*Teh Ica akhwat dari Tasik (Jurusan Tasawuf Psikoterapi 2013). Namanya Anisa, tapi kami biasa panggil teh ica. Orangnya lucu dan cantik terus. Suka menghadirkan kelas kecantikan disela sela kesibukan kuliahnya. Biasanya beliau mengundang teman nya yang ahli kecantikan, kelas gratis dan kami tinggal duduk diajarin dandan, tapi aku bel pernah ikut kelas kecantikan nya, jadi penonton disebrang kamar :D. Pandai membuat cilok dan seblak, harapannya kita bisa jadi sahabat di SurgaNya juga :')
*Eka akhwat dari Purwakarta ( Jurusan Pendidikan Biologi 2013). Eka ini sohib Inggrid, mereka sangat dekat dan bersahabat. Eka ini adalah anggota Paduan Suara Mahasiswa Kampus, suaranya masya Allah bagus, hafalannya banyak dan banyak prestasinya juga apalagi dibidang akademik. Juara banget. Semoga cita citanya masuk kedokteran masih selalu bisa di ikhtiyarkan. Salut sama Eka, beliau adalah ibu dari tanaman lidah buaya di kosan. Penyayang tumbuhan
Harapannya kita bisa jadi sahabat di SurgaNya juga :')
*Teh Miraz akhwat dari Garut, ( Jurusan Kimia Saintek 2013). Kalau mengenal lebih dekat, Teh Miraz ini orang yang mau berbagi banyak pelajaran hidup. Kalau ditanya tentang suatu hal yang rumit beliau bisa menjelaskan nya dengan sederhana dan ringan di pahami. Ilmuwan banget. Akhwat kosan pertama yang berkacamata dan paling istiqomah berkacamata. Teman ngobrol paling asik didapur. Harapannya semoga kita bisa jadi sahabat di SurgaNya juga :')
*Neng Nanda akhwat Tasik(Jurusan Muamalah 2013) Kawan pertama di Bandung,
sebimtes, satu kamar di kosan teh Azam sama Ai Dinah. Tersunda, paling suka curhat panjang lebar pakai bahasa sunda, bahasa nya halus banget. Pokonya do'a buat neng adalah semoga segera dipertemukan sama ikhwan yang siap jadi kekasih halal dunia akhirat yang tidak menyia-nyiakan neng lagi. Menggambarkan kebaikan neng itu susah soalnya banyak banget. Selalu pengertian, terbaper sealam syafira. Paling hobi masak apalagi kalau kita belanja bareng dari pasar manglayang terus dilanjut masak masak bareng :') tersepesial.
Harapannya semoga kita bisa jadi sahabat surgaNya juga :').
*Teh Epi akhwat dari Majalengka (Jurusan Sosiologi 2013) Tetangga terdekat samping kamar yang selalu banyak direpotin aaaah terharu, selalu berbagi banyak makanan dan banyak kebaikan, suka mendaki gunung (sehobi sama teh Mifta dan Zamzam). Kita sesama akhwat pengendara motor (pulang pergi Bandung bermotor metik) hoho... suka berbagi banyak sayur berkarung karung kalau habis pulang dari kampung halaman. Harapannya kita bisa jadi sahabat di SurgaNya juga :')
*Inggrid akhwat Purwakarta, ( Jurusan Pendidikan Fisika 2013), terkalem sealam syafira. Nggrid, ibu guru Inggrid selalu menginspirasi sabar dalam proses. Tidak mengeluh. Menikmati proses. Diam diam tapi banyak pergerakannya. Terpeka, suatu hari tiba-tiba bawain sepiring nasi, bikin terharu. Harapannya kita bisa jadi sahabat di SurgaNya juga :')
Daaan dua akhwat dari jurusan psikologi.
*Dea akhwat dari Kuningan, (Jurusan Psikologi 2013). Tersibuk, jarang ada dikosan tapi selalu bawa kecerian kalau udah kumpul bareng. Anggun dan berkacamata. Pengalaman ketika mampir ke kamar beliau ternyata beliau penggemar artis korea. Harapannya kita bisa jadi sahabat di SurgaNya juga :')
*Ana akhwat dari Subang (Jurusan Psikologi 2013). Ana A7, karena ada dua kamar, kadang tidak sengaja mengA7kan beliau. Ana tercantik, pakai atau tanpa make up. Penghuni lain memanggilnya dede, entah apa sejarahnya aku tidak tahu. Beliau ini tersamangat, totalitas tanpa batas. Selalu ceria, wawasan sosialnya luas, dan argumen nya kadang mengejutkan. Tapi selalu mau berbagi hal apapun dalam bingkai kebaikan. Harapannya semoga kita bisa jadi sahabat di SurgaNya juga. :').
Sekilas info tentang kawan kawan seperjuangan diKosan Pondok Syafira angkatan 2013.
Banyak hal yang kami lewati. Suka maupun duka. Bahagia, kesal, ramai, sepi, menangis, tertawa. Serba serbi kebersamaan. Sekarang kami berpencar tapi kami bersama dalam do'a. Saling mendo'akan ya .
Terakhir, aku ingin merenungi nasihat beliau :')
Sebelum pagi bergandengan mentari.
Beliau pendengar tersabar, nasihatnya sejuk dengan bahasa jiwa yang indah penuh hikmah. Beliau bilang :
(Ada beberapa kata yang di hapus, selebihnya murni nasihat beliau.)
Tegas!
Menguatkan :')
Mentersenyumi keadaan, untuk direnungi.
Benar kang, tidak semua yang direnungi harus dibersamai dengan kegalauan dan tangisan kalau ternyata senyuman dan tertawa juga bisa membersamai renungan tanpa membuat mata sembab dan hati tertusuk-tusuk.
Mentersenyumi keadaan,
Aku tersenyum dan tertawa bersama masalahku.
Dia (masalah) heran : ko hari ini kamu tidak menangis?
Aku : :)
Semoga mengambil hikmah dan ingatkan kekeliruannya :')
Curat curet nufusnafas
Nurul Hifni Hayatunnufus
Tegas!
Menguatkan :')
Mentersenyumi keadaan, untuk direnungi.
Benar kang, tidak semua yang direnungi harus dibersamai dengan kegalauan dan tangisan kalau ternyata senyuman dan tertawa juga bisa membersamai renungan tanpa membuat mata sembab dan hati tertusuk-tusuk.
Mentersenyumi keadaan,
Aku tersenyum dan tertawa bersama masalahku.
Dia (masalah) heran : ko hari ini kamu tidak menangis?
Aku : :)
Semoga mengambil hikmah dan ingatkan kekeliruannya :')
Curat curet nufusnafas
Nurul Hifni Hayatunnufus

Aku udah sembuh kok gak sakit sakitan wkkwkkw
BalasHapusalhamdulillah. haha baru ku balas setahun kemudian
BalasHapus